AGEN POKER | CARA DAFTAR POKER ONLINE INDONESIA TERPERCAYA

Asri Akui Perkosa Inah Sebelum Membunuh dan Membakar

Palembang – Otak pembunuhan Inah Antimurti, Asri Marli (30), akhirnya menyerahkan diri ke Mapolda Sumatera Selatan. Anggota mafia narkoba ini mengaku memperkosa Inah sebelum membunuh dan membakarnya.

Asri yang didampingi keluarganya menyerahkan diri ke Polda Sumsel pada Jumat 25 Januari 2019 sekira pukul 21.30 WIB.

Kepada polisi, Asri mengaku sempat memperkosa korban sebelum akhirnya dibunuh. “Sempat (diperkosa), dia menolak terus,” kata Asri saat diperiksa di ruang Subdit Jatanras Polda Sumatera Selatan, Sabtu (26/1/2018).

Menurut Asri, dirinya memperkosa Inah setelah mereka pesta sabu. Namun, kata Asri, Inah terus melakukan perlawanan hingga akhirnya Ari nekat membunuh.

“Pertama karena utang sabu Rp 1,5 juta tidak dibayar. Kedua karena Inah ini terus melawan, saya jerat lehernya pakai kabel tembaga. Ada 30 menit belum mati terus saya pukul pakai kayu balok,” imbuh Asri.

Asri mengaku pertemuannya dengan Inah berawal saat dirinya menagih utang yang tidak kunjung dibayar. Inah, lanjut Asri, mengaku tidak punya uang dan menolak membayar karena kondisi sabu tidak bagus.

“Dia bilang katanya sabu dari saya itu tidak bagus, basah. Banyak yang Inah bilang sambil ngomel-ngomel ke saya,” sambung residivis kasus narkoba ini.
(ras/aan)