AGEN POKER | CARA DAFTAR POKER ONLINE INDONESIA TERPERCAYA

Dankesyah Siantar Bantah Kapten Leo Sianturi Ditelantarkan RS TNI

Jakarta – Komandan Detasemen Kesehatan Wilayah (Dankesyah) Pematangsiantar, Letkol Ckm Suhartono, membantah RS TNI Pematangsiantar telah menelantarkan Kapten Inf Leo Sianturi. Suhartono menegaskan, kejadian seperti dalam video yang viral itu karena Kapten Leo tersinggung saat perawat Natalista bertanya soal istri.

“Intinya adalah pasien-pasien yang dirawat, apalagi militer… adanya RS tentara karena ada tentara. Jadi dirawat sesuai dengan prosedur. Jadi tidak ada kami terlantarkan, tapi karena ketersinggungan itu kemudian yang bersangkutan marah-marah,” kata Suhartono dalam video yang diunggah di situs RS TNI Pematangsiantar, Sabtu (26/1/2019).

Dalam video yang viral, Kapten Leo berteriak-teriak meminta pertolongan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kapten Leo mengaku tidak mendapat pelayanan yang baik selama dirawat di RS TNI Pematangsiantar.

Suhartono menepis jika pihaknya disebut tidak memberikan pelayanan yang baik. Dia mengklaim RS TNI Pematangsiantar mengutamakan aspek pelayanan.

“Kronologis ini saya tanyakan kepada perawat dan staf saya. Jadi pada dasarnya tidak ada kami menolak, tidak ada kami mengusir daripada pasien ini. Jadi prioritas karena fungsi kami sebagai pelayanan, siapapun yang sakit. Karena pasien umum saja kami layani, apalagi pasien dinas,” terang Suhartono.

Sebelum, video Kapten Leo meminta pertolongan Jokowi viral di media sosial. Masih diinfus dan duduk di kursi roda, dia berteriak-teriak meluapkan kekecewaannya atas pelayanan rumah sakit TNI.

“Pak Presiden, tolong Pak Presiden. Saya tentara yang dari masyarakat akan kembali ke masyarakat. Sakit hati saya. Saya sakit tidak ada diopname, diopname tidak layani. Saya kecewa dengan RS tentara, kecewain pelayanan tidak bisa,” ujar Kapten Leo.
(zak/imk)