AGEN POKER | CARA DAFTAR POKER ONLINE INDONESIA TERPERCAYA

Fahri Belum Terima Rp 30 M, PKS: Selesaikan PK Dulu

JakartaFahri Hamzah mengaku belum menerima uang Rp 30 miliar dari PKS atas kasus sengketa yang dia menangi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. PKS menyatakan proses hukum belum selesai dan masih akan mengajukan peninjauan kembali (PK).

“Mekanisme seperti itu sudah punya, mekanisme eksekusi dari persoalan pengadilan. Kemudian kita juga sedang mengajukan PK, itu adalah bagian dari proses pengadilan itu sendiri. Jadi bukan bagian dari PKS mau melaksanakan atau tidak, itu kita menempuh prosedur hukum. Nanti lebih dalamnya lagi bisa dibicarakan dengan tim hukum dari PKS,” kata Ketua DPP PKS Ledia Hanifah di Media Center Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Jalan Sriwijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (29/1/2019).


Ledia enggan berkomentar terkait Fahri yang menyebut akan mengungkap persekongkolan sejumlah elite PKS jika tuntutannya tak dipenuhi. Ledia kembali menyatakan proses hukum belum selesai.

“Kan yang bilang Fahri, tanyanya sama Fahri dong, jangan sama saya,” ujarnya.

Ledia pun menyarankan Fahri kembali menempuh jalur hukum agar persoalan dengan Fahri terkait Rp 30 miliar selesai.

“Karena ini proses peradilan, maka selesaikan juga dengan cara itu,” kata dia.

Menurut wanita yang juga menjabat sebagai Juru Debat BPN Prabowo-Sandiaga itu, Fahri paham soal hukum. Menurut dia, Fahri perlu menyelesaikan dengan jalur hukum juga.

“Ini saja belum selesai, selesaiin saja dulu, PK-nya selesaikan dulu baru kemudian…. Ya nanti kan dia (Fahri) sendiri tahu. Dia tahu kok bahwa ini menempuh jalur hukum, ya biar dia saja suruh selesaikan,” ujar Ledia.

“Pokoknya jalani saja, tanya saja sama dia maunya gimana,” pungkasnya.

Sebelumnya, Fahri Hamzah mengaku belum menerima uang Rp 30 miliar dari PKS atas kasus sengketa yang dia menangi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Fahri menyebut akan mengungkap persekongkolan sejumlah elite PKS.

“Kami sudah memperingatkan dan tetap lawyer kami bekerja. Tapi secara politik saya akan mengungkap kasus ini lebih dalam karena persekongkolannya itu akan tampak nanti,” kata Fahri di gedung DPR, Senayan, Jakarta.
(azr/idn)