AGEN POKER | CARA DAFTAR POKER ONLINE INDONESIA TERPERCAYA

JK Minta ‘Indonesia Barokah’ Dibakar, Sandi: Lebih Penting Mencegah

Jakarta

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta tabloid ‘Indonesia Barokah’ yang telah tiba di masjid-masjid sebaiknya dibakar. Cawapres Sandiaga Uno menyatakan saran tersebut bisa dilakukan, namun lebih penting mencegah penyebarannya.

“Bagi saya harapan Pak JK bahwa masjid tidak dijadikan tempat untuk berkampanye dan berpolitik. Kalau menurut saya apa yang diarahkan Pak JK tersebut bisa saja dilakukan, tapi menurut saya yang paling terpenting adalah mencegah penyebaran berita-berita yang sangat merugikan dan mencederai proses demokrasi,” ujar Sandi di Roemah Djoeang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (27/1/2019).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menurutkan dirinya bersama pasangannya, capres Prabowo Subianto, berkomitmen tidak akan menggunakan cara-cara kampanye hitam. Ia mengaku prihatin dan menyatakan masyarakat menolak pola kampanye hitam.

“Ya kami sudah komitmen bahwa Prabowo-Sandi untuk kampanye damai tidak menggunakan kampanye hitam apalagi menggunakan pola-pola lama, masyarakat sudah sangat menolak pola kampanye hitam, apalagi ditujukan ditempat yang strategis, kami prihatin,” katanya.

Sandi pun mengimbau kepada para relawan untuk tidak melakukan cara-cara yang tidak baik untuk bisa berkuasa. Menurutnya, cara tersebut tidak akan mendapatkan ridho dari Allah.

“Kami juga mengimbau kepada diri kami sendiri, juga kepada relawan, jangan melakukan dan menghalalkan segala cara untuk melanggengkan, mengambil kekuasaan itu. Karena Allah SWT pasti tidak akan meridhoi cara-cara seperti itu,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, JK meminta tidak ada lagi pengiriman tabloid ‘Indonesia Barokah’ ke masjid-masjid. Tabloid-tabloid yang telah tiba di masjid-masjid diminta JK sebaiknya dibakar.

“Ya itu karena melanggar aturan apalagi mengirim ke masjid. Saya nanti harap jangan dikirim ke masjid. Semua yang (sudah tiba di) masjid-masjid itu dibakarlah, siapa yang terima itu,” kata JK di Hotel Sahid Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (26/1)

JK menekankan untuk tidak menjadikan masjid jadi tempat penyebaran hoax. JK sudah menginstruksikan ke jajaran DMI agar masjid-masjid tidak menerima tabloid itu.

Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di detik.com/pemilu



(azr/dkp)