AGEN POKER | CARA DAFTAR POKER ONLINE INDONESIA TERPERCAYA

Sekjen PDIP Ungkap Modal Energi Jokowi di Debat Kedua

Jakarta – Debat kedua capres mengusung tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam (SDA) dan lingkungan hidup. Soal energi, PDIP bicara energi dari keluarga baik-baik.

“Energi itu kan juga muncul dari dalam, dari keluarga baik-baik, menciptakan energi yang baik. Jadi energi jangan dianggap suatu hal yang membangun pembangkit listrik tapi dukungan dari keluarga, cucu, dari semua itu juga sebuah energi yang positif. Masa lalu yang positif itu juga memberikan energi yang baik untuk masa depan,” ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Gedung Redme Official Store PDIP, Jalan HOS Cokroaminoto No 113, Menteng, Jakarta Pusat Selasa (29/1/2019).

Hal itu disampaikan Hasto ketika menjawab pertanyaan apakah capres petahana Joko Widodo akan membahas kebijakan soal Blok Rokan. Hasto mengiyakannya dan kemudian berbicara soal energi positif dari keluarga baik-baik.


Hasto kemudian menyebut Jokowi akan mengangkat tema kedaulatan di bidang energi yang menurutnya telah diperjuangkan dengan baik. Hasto juga berbicara soal waduk.

“Tentu saja, Pak Jokowi kan mengangkat tema berdaulat, kedaulatan di bidang energi itu diperjuangkan dengan baik, tetapi keadilan dalam energi itu juga diperjuangkan dengan baik. Buktinya eletric city lebih dari 96{1825c77ec1b2240341343abf97bfb7e9d7e5fda7264e4a220871b61989ba9cac} dan itu terus ke 99{1825c77ec1b2240341343abf97bfb7e9d7e5fda7264e4a220871b61989ba9cac}, ini terus didorong. Tetapi bagaimana ke depannya? Kita juga harus memperhatikan aspek lingkungan. Karena itulah Pembangunan waduk itu hal sangat penting, energi terbarukan itu juga akan diangkat Pak Jokowi,” sebut Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin itu.

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat yang ikut dalam konferensi pers bersama Hasto juga berbicara soal energi positif dari keluarga. Menurut Hasto, jika seorang pemimpin diliputi energi positif, akan ada pembangunan-pembangunan untuk sumber energi yang masif.

“Orang ini suka lupa ya, bahwa sumber utama energi kita dalam diri sendiri dan keluarga. Kalau dalam diri kita dan keluarga ini energi positif, maka dia akan menghasilkan energi luar biasa untuk membangun negeri ini. Jadi ingat, itu berasal dari dalam diri sang pemimpin itu. Maka, kita kalau pilih pemimpin, pilihlah pemimpin yang mempunyai energi yang positif, energi positif bisa dilihat personality-nya, keluarganya, hubungan harmonis,” ucap Djarot.

“Ini baru kalau energi positifnya muncul dari dalam menghasilkan tenaga yang dahsyat untuk bangun waduk, mengalirkan listrik yang banyak, bagi sertifikat gratis. Kepedulian untuk melayani ini. Orang sering lupa juga, seorang pemimpin melayani dan Pak Jokowi sejak di Solo loh. Sudah terbukti. Tugas seorang itu bagaimana membahagiakan orang lain,” imbuh eks Gubernur DKI Jakarta itu.

Kembali ke Hasto, dia menyebut TKN Jokowi-Ma’ruf sudah melakukan sejumlah persiapan untuk debat capres kedua. Hasto lalu membanggakan pembangunan pembangkit energi di era Jokowi.

“Tema yang diangkat pada tanggal 17 Februari nanti sangat relevan dengan seluruh komitmen dari Pak Jokowi terkait dengan energi, misalnya Pak Jokowi telah mampu membawa sebuah di mana tenaga bayu (angin) pun dimanfaatkan dengan baik dan ini pertama kalinya. Tenaga air, waduk-waduk dibangun sehingga terintegrasi dengan upaya menyejahterakan petani,” sebut Hasto.

Hasto mengatakan berbagai capaian tersebut akan disampaikan Jokowi dalam debat capres kedua. Selain itu, mereka akan melibatkan para pakar dalam persiapan debat.

“Karena itulah hal yang sudah dilakukan dan akan dilakukan itu akan diangkat Pak Jokowi dalam debat yang akan datang. Tim tentu saja melibatkan para pakar yang kompeten di bidangnya, kredibel, untuk menyuarakan hal yang positif, hal yang membangun harapan bagi rakyat,” tutur Hasto.

Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini
(gbr/fjp)