AGEN POKER | CARA DAFTAR POKER ONLINE INDONESIA TERPERCAYA

TKN Sebut Tabloid Indonesia Barokah Menyakiti Demokrasi

Jakarta – Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Maman Imanulhaq menyebut penyebaran tabloid Indonesia Barokah menyakiti proses demokrasi pilpres 2019. Sebab penyebaran tabloid tersebut tidak bertanggungjawab.

“Ini bukan persoalan Jokowi atau bukan, tapi tabloid yang tak bertanggungjawab akan menyakiti proses demokrasi,” ucap Maman kepada wartawan, Selasa (29/1/2019).

“Dia (tabloid Indonesia Barokah) menghancurkan seluruh harapan masa depan Indonesia. Indonesia tanpa fitnah, Indonesia tanpa perpecahan, tanpa propaganda hitam,” imbuh Maman.

Menurut Maman, pasangan Jokowi-Ma’ruf akan menang pilpres tanpa menyakiti pihak manapun. Jokowi-Ma’ruf menang juga tanpa mengorbankan siapapun.

“Ini perbuatan licik, kasar, dan tidak mendidik. Jokowi Amin akan menang tanpa menyakiti, tanpa merendahkan dan tanpa mengorbankan persaudaraan seagama, sebangsa dan sesama manusia,” kata dia.

Politisi PKB itu merasa prihatin terhadap penyebaran tabloid yang menyudutkan pasangan Prabowo-Sandiaga. Tabloid itu disebut provokatif dan tidak berimbang.

“Kami menolak tabloid apapun namanya yang pengirim misterius, pengiriman massif, sistematis dan gratis, memojokkan salah seorang calon presiden, tidak berimbang, tidak mengedukasi dan sedikit provokatif,” jelas Maman.

Lebih lanjut, Mamang menyinggung tabloid Obor Rakyat yang beredar pada pilpres 2014 lalu. Tabloid Obor Rakyat disebut kampanye hitam karena menebarkan kebencian dan SARA.

“Ingat, tahun 2014 ada Obor Rakyat. Sebuah karya jurnalistik setan; tidak beretika, tidak berimbang, propaganda hitam yang sangat menganggu proses demokrasi, meresahkan umat, memprovokasi orang untuk melakukan konflik horizontal, menebarkan isu kebencian termasuk SARA,” tuturnya.

Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di detik.com/pemilu
(fai/rvk)